Baca !!! Bahaya Kerokan Terhadap Kesehatan

Baca !!! Bahaya Kerokan Terhadap Kesehatan

Baca !!! Bahaya Kerokan Terhadap Kesehatan

Baca !!! Bahaya Kerokan Terhadap Kesehatan

Kerokan menjadi salah satu pengobatan tradisional paling populer di Indonesia. Pengobatan ini biasanya dilakukan untuk mengatasi masuk angin. Namun metode pengobatan tersebut sebenarnya sangat tidak dianjurkan dalam dunia medis, karena tidak memberikan efek baik untuk mengatasi masuk angin. Dan bahkan kerokan ternyata memiliki dampak bahaya terhadap kesehatan. Seperti apakah bahaya tersebut ?? Simaklah ulasannya berikut ini !!

Baca Juga : Obat Kulit Belang

#1. Dapat Melebarkan Pori-Pori Kulit

Pada saat kerokan, permukaan kulit akan melebar dan terbuka. Dua hal tersebut harus dihindari karena membuat pori-pori kulit bisa melebar, sehingga bakteri dan virus dapat dengan mudah masuk ke dalam tubuh. Bahkan ada beberapa bakteri dan virus bisa masuk ke area peredaran darah. Dan jika kerokan terus dilakukan dengan frekuensi tinggi, maka sangat beresiko mengganggu kelancaran aliran darah.

#2. Dapat Mengakibatkan Stroke

Melakukan kerokan dapat membuat pelebaran pada pembuluh darah. Kondisi tersebut secara berkala akan beresiko tinggi terkena serangan penyakit stroke. Perubahan aliran darah dari kecil ke lebar secara tidak alami sangat merugikan kesehatan dalam jangka panjang, sehingga bisa menjadi pemicu terjadinya stroke.

#3. Mengakibatkan Kontraksi Dini

Jika melakukan kerokan pada saat hamil, maka dapat menimbulkan kontraksi dini, di mana zat bernama Cytokines mampu melepas Prostaglandin yang menjadi pencetus kontraksi dini pada rahim. Zat tersebut muncul karena efek dari inflamasi setelah melakukan kerokan. Maka dari itu bagi ibu hamil sangat tidak dianjurkan untuk melakukan kerokan, karena berpotensi mengakibatkan kontraksi dini yang sangat berbahaya terhadap kondisi janin. Tidak hanya itu saja, resiko kelahiran prematur juga akan semakin besar jika ibu hamil melakukan kerokan.

Baca Juga : Cara Mengobati Kulit Yang Gatal dan Mengelupas

#4. Membuat Ketagihan

Keinginan untuk melakukan kerokan ketika badan terasa tidak enak atau memunculkan gejala masuk angina ternyata tidak baik bagi kesehatan. Beberapa orang mengungkapkan bahwa setelah melakukan kerokan kondisi tubuh akan membaik, dari sinilah efek nyaman dan ketagihan muncul.

Fakta Mengenai Kerokan

#1. Kerokan Tidak Bisa Mengusir Masuk Angin

Ada kesalahpahaman yang beredar di masyarakat, di mana hampir semua orang menganggap bahwa masuk angin artinya adalah angin yang masuk ke dalam tubuh. Padahal, masuk angin ternyata adalah satu kondisi di mana pembuluh darah di kulit menyempit hingga otot kehilangan oksigen. Dan dengan melakukan kerokan, maka pembuluh darah akan melebar pada bagian kulit yang tadinya menyempit.

#2. Tanda Merah Tidak Mengindikasikan Tingkat Masuk Angin

Banyak masyarakat yang menganggap bahwa warna merah pada kulit setelah kerokan menandakan tingkat masuk angina yang diderita. Padahal anggapan tersebut ternyata keliru. Sebab, pada dasarnya kerokan membuat pembuluh darah tepi jadi melebar sehingga meninggalkan bekas warna merah di bagian kulit. Dan bisa dikatakan bahwa warna merah merupakan tanda bahwa pembuluh darah telah pecah akibat gesekan koin yang berulang-ulang. Dan daerah yang berwarna merah tersebut nantinya akan diisi oleh aliran darah. Dan jika kerokan dilakukan dengan sekuat tenaga, maka warna merah akan terlihat sangat pekat.

Baca Juga : Obat Kulit Belang

#3. Bagian Paling Ideal Ada di Punggung

Bagian tubuh paling ideal agar manfaat kerokan bisa maksimal adalah punggung. Hal itu karena untuk membuat efek pembuluh darah kembali lancar bermula dari area punggung. Untuk memberikan efek lebih besar terhadap kelancaran pembuluh darah, pilihlah bagian tubuh yang panjang, di mana semua bagian mendapatkan efeknya. Dan punggung menjadi pusat syaraf dimana terdapat pembuluh darah yang menyebar kemana-mana. Dengan kerokan, pembuluh darah tepi pecah dan memaksa semua pembuluh darah di bagian punggung melebar. Lakukan kerokan dengan posisi miring atau mengikuti arah syaraf punggung dari arah kanan ke kiri. Jika memilih kerokan di bagian tangan maka efeknya hanya pada daerah tangan saja. Sebisa mungkin jangan sampai terlihat publik bahwa Anda sudah melakukan kerokan.

#4. Kerokan Bisa Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Metode kerokan membuat kekebalan tubuh semakin meningkat. Hal itu dipicu ketika pembuluh darah melebar, maka  secara tidak langsung terdapat banyak ruang untuk pergerakan sel darah putih yang berfungsi sebagai sistem kekebalan tubuh utama. Sel darah putih tersebut akan mempertahankan tubuh dengan melindungi pembuluh darah tepi yang mengalami gesekan dengan uang koin. Sifat anti radang atau cytokines pada sel darah putin membuat sistem kekebalan tubuh semakin membaik.

Nah jadi, itulah beberapa bahaya dan fakta mengenai kegiatan kerokan, yang sudah sangat populer di Indonesia sebagai metode pengobatan tradisional untuk mengatasi masuk angin.

Baca Juga : Cara Mengobati Kulit Bersisik Akibat Psoriasis

Suka Artikel Ini?? Ayo Bagikan Ke Teman Anda...!!!
Share on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on VKDigg thisShare on StumbleUponShare on TumblrShare on FacebookShare on Reddit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *