Kenapa Sianida Bisa Menyebabkan Kematian??

Kenapa Sianida Bisa Menyebabkan Kematian??

Kenapa Sianida Bisa Menyebabkan Kematian??

Setahun yang lalu, tepatnya 6 Januari 2016, heboh berita mengenai kematian seorang wanita setelah mengkonsumsi. Dan setelah diselidiki, ternyata kopi yang diminum wanita tersebut mengandung zat sianida. Ramailah setiap media yang mengangkat tema tentang “Kopi Sianida”.

Baca : Obat Kulit Belang

Lalu apa sebenarnya sianida itu?? Kenapa sianida yang terkandung pada kopi yang diminum seorang wanita bisa membuatnya meninggal dunia?? Seberapa bahayakah zat sianida itu sampai bisa membuat seseorang meninggal dunia??

Sianida sebenarnya adalah insektisida dan pestisida. Namun sianida sering juga digunakan sebagai racun yang sangat berbahaya. Bahkan merupakan racun yang bisa bekerja dan menyebar dengan cepat, serta sangat mungkin menyebabkan kematian. Jika sudah masuk ke dalam perut seseorang dengan tingkat keasaman lambung yang tinggi, sianida juga akan bereaksi pada tingkat yang lebih tinggi.

Sianida tidak mudah dicium semua orang dari baunya, karena pada dasarnya juga sianida tidak selalu mengeluarkan bau. Meskipun berbau, sianida akan tercium seperti kacang almond pahit. Sementara bentuk sianida itu sendiri juga bermacam-macam. Mulai dari sianida potasium (KCN) dan sianida sodium (NaCN) yang bentuknya kristal, serta berbentuk gas yang tidak memiliki warna, seperti sianogen klorida (CNCI) serta hidrogen sianida (HCN).

Sianida bisa masuk ke dalam tubuh dengan berbagai macam cara, dan nantinya akan membahayakan tubuh. Caranya antara lain bisa dengan mengonsumsi makanan yang mengandung sianida, meminum air yang sudah terkontaminasi oleh sianida, atau bahkan dengan menyentuh tanah yang mengandung sianida.

Baca Juga : Mengatasi Bau Badan Dengan Tips Sederhana

Bagaimana Reaksinya Jika Terkena Sianida?

Jika sianida mengenai seseorang dalam jumlah kecil, beberapa gejala akan muncul, seperti pusing, mual, muntah, sakit kepala, gelisah, napas cepat, detak jantung cepat, serta tubuh terasa lemah. Akan tetapi gejala-gejala tersebut tidak serta merta menjadi pasti sebagai tanda keracunan sianida, karena bisa saja dikarenakan penyebab lain.

Namun berbeda jika sianida mengenai seseorang dalam jumlah yang besar. Beberapa gejala akan terjadi seperti, detak jantung yang melambat, hilangnya kesadaran, kejang-kejang, kerusakan pada paru-paru, tekanan darah rendah, serta mengalami gagal napas hingga menyebabkan kematian.

Begitulah kira-kira reaksi yang akan terjadi pada tubuh ketika terkena sianida.

Lalu Bagaimana Sianida Bisa Menyebabkan Kematian?

Besarnya jumlah sianida yang masuk ke dalam tubuh serta berapa lama orang tersebut terkena racun sianida tersebut sangat memengaruhi efek yang akan ditimbulkan oleh sianida di dalam tubuh. Dosis yang fatal ketika terkena sianida adalah sebesar 1,5 mg/kg tubuh manusia. Jadi, jika seseorang telah mengkonsumsi atau terkena sianida melebihi dosis yang mematikan tersebut, maka bagaimana akibat yang akan terjadi??

Ketika sianida masuk ke dalam tubuh, sel-sel di dalam tubuh akan dicegah supaya tidak menggunakan oksigen. Akibatnya semua sel-sel di dalam tubuh tersebut akan mati. Dan organ yang menjadi korban yang mengalami kerusakan paling parah adalah jantung dan otak. Sebab, kedua organ tubuh tersebut merupakan organ yang paling banyak menggunakan oksigen di dalam tubuh.

Baca : Obat Kulit Belang

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, sianida tidak hanya berbahaya ketika masuk ke dalam mulut melalui makanan saja. Sianida yang masuk ke dalam tubuh berupa gas juga tidak kalah berbahayanya. Bahkan, gas sianida paling berbahaya dibandingkan dengan jenis lainnya. Gas sianida mungkin saja tidak terlalu berbahaya jika berada di ruangan terbuka, karena bisa menyebar dan menguap. Namun berbeda jika gas sianida berada pada ruangan tertutup. Itu akan sangat berbahaya sekali.

Perlu diketahui juga, bahwa sianida juga sebenarnya terdapat pada makanan yang mungkin sering anda temui sehari-hari. Hanya saja tentu kadarnya masih dalam jumlah yang sedikit, sehingga tidak membuat dampak buruk yang berarti. Seperti halnya pada kacang almond, biji jeruk, biji aprikot, biji apel, rebung, ubi kayu, tapioka, kacang lima, serta lubang yang terdapat di dalam buah.

Sianida juga sebenarnya ada pada asap kendaraan, asap rokok, jamur, bakteri, den juga pada beberapa jenis alga. Namun, meskipun sianida juga terdapat dalam beberapa jenis makanan yang mungkin sering anda temui sehari-hari, tetapi kadarnya masih bisa dikatakan cukup aman dan tidak akan menimbulkan bahaya yang berarti, asalkan mengolahnya dengan tepat.

Pada umumnya, efek yang mematikan dari sianida ini dapat terjadi karena kecelakaan atau karena unsur kesengajaan. Dan efek mematikannya yang memang cukup cepat, maka tak jarang sianida ini dijadikan sebagai alat untuk menteror atau bahkan membunuh seseorang seperti yang sudah terjadi pada kasus-kasus pembunuhan pada waktu lampau.

Jadi begitulah Kenapa Sianida Bisa Menyebabkan Kematian. Semoga apa yang menjadi pertanyaan anda mengenai kenapa sianida ini berbahaya dan mematikan, bisa anda fahami jawabannya seperti yang telah disampaikan di atas.

Baca Juga : Melakukan Waxing Agar Kulit Terlihat Mulus

Suka Artikel Ini?? Ayo Bagikan Ke Teman Anda...!!!
Share on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on VKDigg thisShare on StumbleUponShare on TumblrShare on FacebookShare on Reddit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *