Mengatasi Bau Badan Dengan Tips Sederhana

Mengatasi Bau Badan Dengan Tips Sederhana

Mengatasi Bau Badan Dengan Tips Sederhana

Bau badan atau dalam istilah medisnya disebut bromhidrosis merupakan satu permasalahan yang umum terjadi, namun sangat mengganggu sekali, karena bisa membuat percaya diri jadi berkurang bahkan jadi hilang.

Baca Juga : Obat Kulit Belang

Bau badan biasanya terjadi karena kadar hormon androgen mulai aktif dan meningkat ketika seseorang sudah memasuki usia pubertas. Bau badan muncul ketika bakteri yang ada pada tubuh bertemu dengan keringat. Jadi, sebenarnya keringat itu pada dasarnya tidak bau. Namun karena bertemu dengan bakteri, maka muncullah bau.

Bakteri memang sangat mudah berkembang biak pada keringat sebagai medianya. Dan bau badan yang muncul merupakan hasil dari pemecahan protein keratin yang didalangi oleh bakteri yang ada pada permukaan kulit.

Yang Berisiko Mengidap Bau Badan

Bau badan bisa dialami oleh siapa saja, tentunya yang sudah masuk pada usia pubertas, seperti yang telah dikatakan sebelumnya. Dan berikut ini adalah beberapa orang yang memiliki resiko lebih besar untuk mengidap bau badan, diantaranya adalah :

  • Orang yang memiliki berat badan berlebih atau mengidap obesitas.
  • Orang yang mudah berkeringat atau sering keringat berlebihan.
  • Orang yang tidak menjaga kebersihan tubuhnya, sehingga banyak bakteri terdapat pada kulitnya.
  • Laki-laki lebih berisiko mengidap bau badan dibandingkan wanita, karena lebih banyak berkeringat.
  • Orang yang mengkonsumsi makanan tertentu, yang menimbulkan aroma seperti bawang atau kari.
  • Orang yang mengidap penyakit tertentu seperti gagal ginjal atau diabetes.
  • Orang yang mengkonsumsi obat-obatan tertentu seperti antidepresan.

Baca Juga : Melakukan Waxing Agar Kulit Terlihat Mulus

Cara Mengatasi Bau Badan Dengan Mudah

Untuk mengatasi bau badan sebenarnya tidak terlalu sulit. Anda hanya perlu menjaga dan meningkatkan kebersihan tubuh anda supaya terbebas dari bakteri yang menjadi penyebab bau badan. Beberapa hal yang bisa anda lakukan adalah :

  • Mandi dengan rutin setiap harinya, minimal dua kali dalam sehari, yakni pagi dan sore, supaya tidak ada bakteri yang berkembang biak pada tubuh.
  • Saat mandi, gunakanlah sabun antibakteri, untuk mencegah pertumbuhan bakteri pada tubuh.
  • Berikan perhatian khusus pada area lipatan kulit dalam menjaga kebersihannya, seperti ketiak dan area selangkangan.
  • Bakteri akan sulit berkembang pada kulit yang kering merata. Oleh karena itu, keringkan seluruh tubuh ketika habis mandi atau setelah berkeringat berlebihan, terutama pada bagian ketiak. Supaya bakteri tidak berkembang biang.
  • Selesai mandi, gunakanlah deodoran pada ketiak, untuk mencegah bau yang biasa muncul akibat bakteri dengan kandungan parfumnya.
  • Biasakan untuk selalu sigap mengganti pakaian dan kaos kaki setelah selesai digunakan.
  • Gunakanlah pakaian yang tepat untuk setiap aktivitas yang berbeda. Dan jangan lupa juga menggunakan pakaian yang menyerap keringat seperti pakain dengan bahan katun.
  • Cukurlah bulu ketiak secara teratur, untuk mengurangi resiko bau badan dan keringat berlebihan.

Baca Juga : Obat Kulit Belang

Selain dengan menjaga kebersihan, anda juga perlu memperhatikan makanan yang dikonsumsi, karena bisa mempengaruhi bau badan anda. Caranya, hindari mengkonsumsi makanan pedas, karena itu dapat membuat anda berkeringat berlebihan. Sementara itu, makanan berlemak dan berminyak, serta berbau menyengat seperti bawang bombai dan bawang putih dapat menyebabkan bau badan. Jadi, hindarilah makanan-makanan tersebut untuk mengatasi masalah bau badan.

Mengatasi Keringat Berlebihan

Sementara itu, seseorang juga bisa saja mengalami kondisi medis berkeringat berlebihan atau istilah medisnya dikenal dengan sebutan hiperhidrosis. Kondisi tersebut tentunya secara otomatis juga akan menimbulkan bau badan.

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi keringat berlebihan adalah dengan menggunakan antiperspiran, yaitu untuk menghadang pori-pori berkeringat. Namun jika antiperspiran dan langkah-langkah di atas tidak cukup, maka ada dua hal yang umumnya bisa mengatasi keringat berlebihan, yaitu :

  • Botulinum toxin atau botox. Langkah ini bisa dilakukan dengan menyuntikkannya ke bagian tertentu tubuh yang banyak mengeluarkan keringat, seperti wajah, telapak tangan, atau ketiak. Prosedur ini bisa memakan waktu sekitar 40 menit dan dapat bertahan hingga 8 bulan. Namun pastikan bahwa proses pengerjaannya dilakukan oleh seorang spesialis.
  • Operasi. Dilakukan dengan mengambil sedikit bagian dari ketiak dan jaringan kulit di bawahnya untuk mengurangi produksi keringat yang berlebihan. Selain itu dapat juga melakukan endoscopic thoracic sympathectomy (ETS) untuk melumpuhkan saraf yang mengontrol produksi keringat.

Baca Juga : Amankah Mengkonsumsi Obat Tanpa Resep Dokter?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *